Daerah · Palu
Jukir di Palu Tewas Ditembak Polisi Usai Serang Petugas dengan Parang
Juru parkir di Palu tewas ditembak polisi setelah diduga menyerang petugas menggunakan parang hingga menyebabkan jari polisi terputus. Insiden yang terjadi di Talise, Palu, itu juga menyebabkan seorang warga terluka dan kini masih dalam penanganan aparat.

Foto: Dokumentasi Redaksi Denting.net
DENTING.NET, PALU — Insiden penembakan terjadi di kawasan Jalan Tombolotutu, Kelurahan Talise, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (27/8/2026) malam. Seorang juru parkir berinisial D (37) meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan seorang anggota polisi.
Berdasarkan hasil investigasi tim gabungan, peristiwa bermula ketika Aipda AA keluar dari sebuah minimarket setelah memarkirkan kendaraannya. Ia kemudian didatangi D yang menanyakan persoalan parkir. Percakapan tersebut berujung cekcok dan perkelahian.
Dalam kejadian itu, D disebut menyerang Aipda AA menggunakan parang ke arah wajah. Petugas berusaha menangkis serangan hingga mengalami luka pada tangan kanan dan jari manis tangan kirinya bahkan terputus.
Aipda AA kemudian mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan peringatan. Namun, D disebut masih mengejar petugas menggunakan parang sehingga polisi kemudian melepaskan beberapa tembakan ke arah D.
Selain D dan Aipda AA, seorang warga berinisial MA juga mengalami luka pada bagian leher yang diduga terkena peluru nyasar. Ketiganya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
D sempat dirujuk ke RSUD Anutapura Palu sekitar pukul 23.30 Wita. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 02.30 Wita pada Jumat (28/8).
Pihak kepolisian menyatakan telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi di lokasi. Masyarakat juga diimbau tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan proses penanganan kasus kepada aparat yang berwenang.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga setelah suara tembakan terdengar di sekitar lokasi kejadian.


